Lagu Pujian : Bapa yang kekal (C)

Posted On April 30, 2008

Disimpan dalam Lagu Pujian
Tag:

Comments Dropped leave a response

Kasih yang sempurna telah kut’rima dariMu

Bukan kar’na kebaikanku hanya oleh kasih karuniaMu

Kau pulihkan aku, layakkanku ‘tuk dapat memanggilMu Bapa…

                   Kau b’ri yang kupinta, saat kumencari, kumendapatkan

                   Kuketuk pintuMu dan kau bukakan

                   S’bab Kau Bapaku, Bapa yang kekal

Takkan Kau biarkan aku melangkah hanya sendirian

Kau selalu ada bagiku, s’bab Kau Bapaku, Bapa yang kekal               

Doa Bapa Kami

Posted On April 29, 2008

Disimpan dalam Doa
Tag:

Comments Dropped leave a response

Matius 6:9-13 ; Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami kedalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.

Mengapa Doa kita tidak di jawab Tuhan ?

Posted On April 28, 2008

Disimpan dalam Firman Tuhan
Tag:

Comments Dropped 4 responses

Setiap kita yang berdoa baik doa supaya kaya, doa agar sehat, agar dapat jodoh, naik pangkat, naik jabatan dll yang kita panjatkan  kepada Tuhan pasti kita menginginkan agar doa kita segera mendapat jawaban dari Tuhan. Namun kenyataannya tidak semua doa di jawab, bahkan ada doa yang hanya sampai ke plafon saja dan mental kembali, mengapa bisa demikian ? Marilah kita simak firman Tuhan yang disampaikan oleh hambahNya Pdt. Ara Siahaan, M.Th berikut ini ( dengan bahasa penulis tanpa mengurangi makna & inti firman Tuhan tsb ) 

Bahwa menjawab doa umatNya bukanlah pekerjaan yang sulit bagi Tuhan, namun penghalang atau penghambatnya justru dari pihak kita sehingga doa kita tidak segera dijawab, bukan dari pihak Allah, karena sorga yang tidak dapat di beli dengan uangpun Ia memberikannya kepada kita.

Penghalang atau penghambat doa kita sebagai berikut :

1. Motivasi yang salah

Doa tidak akan dijawab jika motivasi kita salah.

  Yakobus 4:3 ; Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.

2. Karena tidak mengampuni

Sebelum berdoa kita  dituntut untuk mengampuni orang yang bersalah kepada kita, tidak ada dendam dan kepahitan di dalam hati.

Markus 11:25-26 ; 25 Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.”[26 Tetapi jika kamu tidak mengampuni, maka Bapamu yang di sorga juga tidak akan mengampuni kesalahan-kesalahanmu.]

3. Sombong Rohani

Dengan bahasa yang kocak Bapak Pendeta mengatakan, kesombongan itu ada beberapa macam. Ada yang sombong karena merasa kaya, sombong karena cantik atau ganteng, ada juga yang sombong karena pandai, tapi menurutnya yang paling parah sudah miskin sombong pula ( hehehehe….diaminkan para jemaat ). Namun yang hendak ditekankan disini adalah bahwa yang paling dibenci Tuhan adalah sombong rohani, dasar firman Tuhan terambil dari kitab Lukas 18:9-11 berikut ini :

Lukas 18:9-11 ; 9 Dan kepada beberapa orang yang menganggap dirinya benar dan memandang rendah semua orang lain, Yesus mengatakan perumpaman ini :10 ”Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa; yang seorang adalah Farisi dan yang lain pemungut cukai. 11 Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini : Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini;

Lebih lanjut ditegaskan oleh Bapak Pendeta bahwa jika oleh kebenaran kita, kita diselamatkan maka Tuhan Yesus tidak perlu turun ke dunia ini untuk mati bagi kita, tetapi justru kita dibenarkan oleh iman kepada Yesus Kristuslah maka kita diselamatkan.   

4. Ragu-ragu dan mendua hati

Jangan ragu-ragu dan bimbang dalam berdoa apalagi mendua hati.

Yakobus 1:6-8 ; 6 Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama seperti gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian kemari oleh angin. 7 Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan. 8 Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.

5. Doa kita harus sungguh-sungguh

Yakobus 5:17-18 ; 17 Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujanpun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan. 18 Lalu ia berdoa pula dan langit menurunkan hujan dan bumipun mengeluarkan buahnya.

Demikian intisari firman Tuhan yang saya dengar dan di catat dalam blog ini.  Haleluyah…Tuhan Yesus memberkati.

( hjl )