Dalam Nama Yesus

Posted On Januari 17, 2010

Disimpan dalam Lagu Pujian/Penyembahan

Comments Dropped leave a response

By : Tuama Star

Haleluya

Haleluya!
Pujilah Allah dalam tempat kudus-Nya! Pujilah Dia dalam cakrawala-Nya yang kuat!
Pujilah Dia karena segala keperkasaan-Nya, pujilah Dia sesuai dengan kebesaran-Nya yang hebat!
Pujilah Dia dengan tiupan sangkakala, pujilah Dia dengan gambus dan kecapi!
Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian, pujilah Dia dengan permainan kecapi dan seruling!
Pujilah Dia dengan ceracap yang berdenting, pujilah Dia dengan ceracap yang berdentang!
Biarlah segala yang bernafas memuji TUHAN!
Haleluya!

(Mazmur 150:1-6)

Roh Kudus Kau hadir disini

Posted On Januari 16, 2010

Disimpan dalam Lagu Pujian/Penyembahan

Comments Dropped leave a response

Roh Kudus Kau hadir di sini
Roh Kudus ku mengasihiMu
Kau lembut Kau manis
Kaulah penghiburku
Penolongku di utus Bapaku…2x

Reff:

Ku buka hati untuk RohMu Tuhan
Ku buka hati menyembahMu Yesus
Jamahlah kami penuhi kami
Dengan kuasa Allah Maha Tinggi…2x

RANCANGAN ALLAH

Posted On Januari 14, 2010

Disimpan dalam Renungan

Comments Dropped leave a response

Rancangan Allah adalah rancangan damai sejahtera dan keselamatan bagi manusia yang diciptakanNya. Allah begitu mengasihi manusia sehingga Dia menciptakan manusia pun menurut gambar & rupa Allah ( Kejadian 1:26 ) dan lebih konkret lagi bahwa segala sesuatu telah dipersiapkanNya bagi manusia yaitu segala tumbuh-tumbuhan dan hewan yang di darat, laut maupun burung-burung di udara serta yang paling mulia adalah manusia diberi kewenangan penuh untuk pengelolaan hasil ciptaanNya yaitu bumi dan segala isinya ( Kejadian 1:28 ).

Namun cerita indah menjadi berbeda ketika manusia tidak tahan uji dan jatuh ke dalam dosa. Manusia tidak taat dan melanggar ketetapan Allah dengan makan buah yang dilarangNya ( Kejadian 3:6 ). Apakah Allah lepas tangan atas kejadian ini ?

Kenyataannya sekarang adalah bahwa banyak manusia yang menyalahkan Allah dengan berbagai latar belakang argumentasinya, misalnya : mengapa Allah menciptakan dan menempatkan pohon/buah pengetahuan baik dan jahat itu di taman Eden ? Jika jawabannya adalah untuk menguji ketaatan manusia, maka pertanyaan lain adalah mengapa Allah mau menguji manusia sedangkan Dia pasti tahu kelemahan manusia ciptaanNya ! serta yang paling miris adalah mengapa gara-gara 1 orang (Adam) lalu kemudian dosanya harus kita tanggung semua ?

Namun tahukah Anda bahwa Allah begitu mengasihi manusia dan inilah buktiNya bahwa Tuhan Allah telah mencurahkan darah pertama dengan memotong hewan untuk di ambil kulitnya lalu kemudian dibuatlah pakaian untuk manusia ( Kejadian 3:21 ), karena manusia sudah tahu ia telanjang sesudah makan buah terlarang itu ( Kejadian 3:7 ). Dengan perbuatanNya ini artinya Allah tidak lepas tangan, dan sebagai penegasan awal bahwa dosa harus dihapus dengan darah.

Tidak berhenti sampai disitu perhatian Allah kepada manusia, karena begitu mengasihi dan memikirkan manusia ciptaanNya, maka Dia begitu menyesal ketika dilihatNya manusia semakin jahat (Kejadian 6:5-6), bahkan memiluhkan hatiNya sebagai akibat dosa awal yang telah dilakukan Adam/Hawa.

Untuk mengatasi penyesalanNya, maka darah harus tercurah untuk menebus dosa manusia seperti langkah pertama yang Tuhan Allah lakukan dengan memotong hewan dan kita juga dapat temukan di berbagai kitab yang ada di Perjanjian Lama, sampai pada masalah yang bersifat sangat teknis menyangkut hewan korban sembelihan yang harus dikerjakan manusia dengan ukuran yang telah Allah tentukan ( Salah satu contoh ada di kitab Imamat 10:12-20 atau baca dari pasal pertama dst di mana tiap ayat di dominasi masalah teknis korban yang harus dipersembahkan kepada Tuhan ).

Namun begitu dosa terus menjalar ( Roma 5:12 ), karena iblis terus memanfaatkan situasi ini maka Allah memberikan rancangan keselamatan sebagai langkah pamungkas, yaitu dengan rela turun ke dalam dunia dan menjelma menjadi manusia ( Yohanes 3:16 ) untuk membawa damai sejahtera sekaligus sebagai rancangan keselamatan dengan menanggung segala dosa kesalahan manusia di atas kayu salib, untuk yang terakhir kali darah dicurahkan Allah.

Artinya, keluhan manusia bahwa gara-gara 1 orang ( Adam ) kita semua menjadi berdosa terjawab sudah. Bahwa gara-gara 1 orang juga yaitu melalui Yesus Kristus kita semua diselamatkan kembali ( Roma 5:17 ).

Dengan peristiwa ini maka kita dapat menarik kesimpulan bahwa Allah tidak lepas tangan dan telah menjawab soal di atas dan menunjukkan bahwa Dia Allah yang bertanggung jawab, sebab Allah menyadari bahwa urusan dosa berkaitan dengan pekerjaan iblis dan anda tentu tahu iblis selevel dengan malaikat karena ia sebelumnya adalah malaikat yang mencoba melawan & menyamai Allah ( Yesaya 14:12-15 ) maka tentu manusia tidak sanggup menghadapinya tanpa kehadiran Tuhan kita yang rela mati dan bangkit kembali sebagai bentuk kemenanganNya atas iblis dan kerajaan mautnya ( Matius 28:1-10 ; Markus 16:1-8; Lukas 24:1-12; Yohanes 20:1-10 ).

Dalam kitab Perjanjian Baru tidak ada lagi urusan yang bersifat teknis yang harus kita lakukan untuk mencapai keselamatan selain iman percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat ( Yohanes 14:6 ; Roma 10:9-10 ).

Bagaimana dengan kehidupan manusia saat ini ? Saat ini kita berada pada posisi dimana Yesus sudah naik ke sorga dan Dia telah mengirim Roh Kudus buat kita sebagaimana yang telah dijanjikanNya ( Yohanes 14:16 ).

Tetapi pertanyaan berikutnya adalah apakah kita sudah menerimaNya ? Mungkin sebagian orang tidak bisa langsung menjawab, Apakah saya sudah menerima Roh Kudus ?, kalau baptis mungkin mudah untuk di jawab karna ada kartu baptis, tapi Roh Kudus ? Mana buktinya Anda terima Roh Kudus ? Tentu hanya anda yang bisa merasakanNya.

Sekarang semuanya tergantung manusia, apakah manusia mau menerimaNya ? Sadarkah kita bahwa sesungguhnya kita sedang di perebutkan oleh Allah dengan seteruNya yaitu iblis ? Itulah sebabnya Tuhan memiliki kepentingan yang sangat luas agar rancangan keselamatanNya diberitakan, supaya karya penebusan yang telah dikerjakanNya tidak menjadi sia-sia ( Matius 28:19-20 ).

(hjl)

JIKA SAYA SEORANG PENDETA

Posted On Januari 11, 2010

Disimpan dalam Puisi
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Jika saya seorang Pendeta…
Saya akan berdiri di atas semua denominasi gereja
Jika saya seorang Pendeta…
Saya akan berkhotbah tanpa mencela

Karna saya bukan Pendeta…
Pendeta tidak boleh marah
Karna saya bukan Pendeta…
Pendeta wajib mengalah

Jika saya seorang Pendeta…
Yesus pastilah Tuhan saya
Jika saya seorang Pendeta…
Maka itu bukanlah sebuah cita-cita

Tetapi itu adalah…
Sebuah panggilan Tuhan yang Mulia
Dan harus dijalankan TANPA…
Pamrih kepada manusia

(HJL : seorang jemaat biasa)

YESUS KEKUATANKU

Posted On November 16, 2009

Disimpan dalam Lagu Pujian/Penyembahan

Comments Dropped leave a response

Hanya Engkau Juruslamatku
Tuhan Kau setia padaku
Yang kupegang hanya janjiMu
kupercayakan hidupku

Reff:
kusembah kau Allahku
Bapa dan sahabatku
Kau yang pedulikan sluruh hidupku
Walau lewati lembah
aku tak ditinggalkan
Yesus kekuatan dihidupku

Hanya Engkau Juruslamatku
Tuhan Kau setia padaku
kuyakini pertolongan-Mu
Tak kan terlambat bagiku

JANJI-JANJI TUHAN

Posted On November 14, 2009

Disimpan dalam Firman Tuhan
Tag: , ,

Comments Dropped 2 responses

1. Tetapi kamu harus beribadah kepada TUHAN, Allahmu; maka Ia akan memberkati roti makananmu dan air minumanmu dan Aku akan menjauhkan penyakit dari tengah-tengahmu. ( Keluaran 23:25 ).
2. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. ( Mazmur 23:1 ).
3. Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu. (Mazmur 34:20).
4. Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu. ( Mazmur 91:7 ).
5. Berkat TUHANlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya. ( Amsal 10:22 ).
6. Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. ( Yesaya 53:4 ).
7. Dan lagi Aku berkata kepadamu : Jika dua orang daripadamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga. ( Matius 18:19 )
8. Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal didalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. ( Yohanes 15:7 ).
9. Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya. ( Yohanes 14:16 ).
10. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. ( Yohanes 14:2 ).

Demikian beberapa point Janji Tuhan yang dapat penulis himpun dari Alkitab yang merupakan firman Tuhan yang hidup.

Haleluya ..Puji Tuhan…..Janji Tuhan tidak pernah berubah….dan Tuhan tidak pernah mengingkari janji-Nya.

sumber : Alkitab ( versi LAI )

(hjl)

Bincang ringan dua sahabat kental

Posted On Juni 18, 2009

Disimpan dalam Kisah Manusia
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Mister Percik dan Mister Selam

Mr.Selam : Halo sobat….dulu waktu kamu dibaptis itu dipercik atau di selam ?
Mr. Percik : Dipercik, emangnya kenapa ??!!
Mr. Selam : Wah…itu sih tidak sah !!
Mr. Percik : Loh…memangnya yang sah itu yang bagaimana ?
Mr. Selam : ya….baptis selam dong!!
Mr. Percik : Kamu baptis selamnya dimana ?!
Mr. Selam : Di bak air
Mr. Percik : Tidak sah !!!
Mr. Selam : Koq tidak sah ?!
Mr. Percik : Mestinya di sungai Yordan !!!!

[ tanpa di sadari ada 2 orang yang tergabung dalam Jemaat Ekonomi Lemah (JEL), si A (Amsiong) dan si B (Bokek) mendengar dan menimpali perbincangan mereka ]

Amsiong (A) : Haa…??? di sungai Yordan ?? Aku tidak punya dana
Bokek (B) : Aku juga tidak punya biaya untuk ke sana…

Mr. Selam : Kalau tidak punya biaya, cukup di bak air saja….di selam…

Mr. Percik : Kalau tidak punya bak air, di percik saja…..

[ lalu Mr. Selam dan Mr. Percik pergi bersama meninggalkan mereka JEL A ( si Amsiong ) & JEL B ( si Bokek ) ]

tiba-tiba…

Amsiong & Bokek : ( berteriak bersama) : Hey….tunggu sebentar……!!

[ mendengar teriakan itu, Mr. Selam dan Mr.Percik menghentikan langkah mereka ]

Amsiong & Bokek : Jadi yang sah…yang mana ???!!!!

Mr. Selam & Mr. Percik : (jawab bersama) Tanya saja sama Pendeta…kami tak punya urusan…kami cuma teman tapi tidak mesra….

Amsiong & Bokek : ????!!!!????#*?^

(hjl)

Kaulah harapan

Bukan dengan kekuatanku
Ku dapat jalani hidupku
Tanpa Tuhan yang di sam..pingku
Ku tak mampu sendiri…

Engkaulah kuatku
Yang me..nopangku

Reff :
Ku pandang wajah-Mu dan berseru
Pertolonganku datang dari-Mu
Peganglah tanganku, jangan lepaskan
Kaulah harapan dalam hidupku

Olympiade Kerohanian

Posted On Maret 30, 2009

Disimpan dalam Firman Tuhan
Tag:

Comments Dropped 2 responses

Puji Tuhan…Saya bersyukur, pada kesempatan minggu ini iman saya di cas kembali dengan Firman Tuhan yang disampaikan oleh hamba-Nya Ibu Ev. Grace Chen ( dari Sabah – Malaysia ) dengan bahasa mandarin yang diterjemahkan. Setelah minggu demi minggu firman Tuhan yang saya peroleh didominasi oleh firman yang berisi visi dan misi gereja setempat, bahkan pada suatu minggu saya masuk sampai 2 gereja yang berbeda demi memenuhi kerinduan saya akan firman Tuhan yang dapat menggugah hati saya, membuka cakrawala pikiran dan menambah hikmat dalam menjalani kehidupan ini, namun lagi-lagi saya tidak tertarik untuk mencatatnya.

Tetapi kali ini tidak!!! Saya harus mencatat dan meneruskannya!!!

Tanpa banyak persiapan saya mencoba mencari kertas, dan dengan kertas seadanya hati saya terdorong untuk mencatat firman Tuhan yang terkesan telah dipersiapkan secara matang oleh penginjil, lengkap dengan gambar peraga.

Inilah yang hendak saya teruskan kepada saudara-saudara se-iman se-pengharapan, khotbah dari hambahNya Ibu Ev. Grace Chen dengan judul : Olympiade Kerohanian, dengan bahasa penulis dan dengan tidak mengurangi substansinya.

Firman Tuhan terambil dari kitab 1 Korintus 9 : 24-27 dan 1 Korintus 10 : 1-10.

Diawali dengan pertanyaan, siapa yang masih ingat olympiade Beijing 2008, siapa yang sudah menonton ? Setelah menyaksikan secara langsung atau melalui TV, apa yang ada dipikiran kita ? Kita dapat melihat siapa saja dan dari negara mana saja peraih medali.

Dalam kitab 1 Korintus 9:24-27, Paulus menulis kita hanya menginginkan medali. Paulus melihat adanya suatu perlombaan dalam kehidupan. Apa yang kita baca lain sekali dengan yang kita lihat. Kemudian ditegaskan oleh Ibu pengkhotbah bahwa seharusnya kita tahu dan menyadari bahwa kita semua berada dalam lintasan pertandingan. Setiap orang harus berlari. Jika kita melihat jam maka kita melihat waktu terus berlari, detik ke detik, menit ke menit, jam ke jam berikutnya bahkan tahun ke tahun begitu cepat rasanya.

Paulus menegaskan kita harus tahu bagaimana kita harus berlari dan hanya satu orang yang mendapat juara. Tetapi masing-masing berlari dalam lintasannya sendiri, sehingga semua berpeluang mendapat juara. Ini perlombaan apa ?? semua bisa juara !!

Hidup ini adalah lintasan kehidupan, dan Paulus menyebutnya sebagai lintasan maraton 2 orang. Apa yang di maksud Paulus dengan maraton 2 orang ? Di umpamakan Chang San dan Cie She ( dengan gambar Ibu penginjil mencontohkan ada dua jalur lintasan bergambar orang ), dalam lintasan Chang Shan, dua-duanya Chang Shan dan dua-duanya harus lari bersama. Begitu pula dengan lintasan Cie She dua-duanya Cie She. Sungguh kacau, sesungguhnya perlombaan apa ini ?! Dua dalam satu, yaitu yang lama dan yang baru saling berlomba. Setiap lintasan ada mahkota yang menunggu, sementara Cie She pada lintasannya sendiri, Chang San tidak akan merebut mahkota Cie She begitu pula sebaliknya.

Si aku yang lama (manusia lama) dan si aku yang baru (manusia baru) sama-sama bekerja, merasakan sesuatu. Yang mana yang lebih cepat? si aku yang lama atau si aku yang baru ?

Di contohkan, ketika kita marah-marah, si aku yang lama lebih cepat, setelah itu terjadi baru kita menyadari bahwa si aku yang baru terlambat 3 langkah.

Paulus menyatakannya supaya kita paham dan menguasai diri dengan cara melatih diri. Kita tahu dalam olympic peserta sudah harus berkumpul setahun bahkan jauh sebelumnya yaitu untuk berlatih. Setiap negara sangat mengandalkan seseorang yaitu pelatih, yang berani dibayar sangat mahal untuk melatih para peserta agar mendapatkan medali. Namun ada pelatih yang menolak berapapun ia di bayar, karena apa? karena peserta bersikap seenaknya, tidak di anggap.

Paulus mengatakan bahwa kepada aku dan kamu sudah dikirimkan oleh Tuhan pelatih buat kita namanya Roh Kudus yang telah diutus oleh Tuhan Yesus. Jika kita tidak mendengarkanNya dan tidak menganggapNya sebagai pelatih kita, kita tidak akan mendapat mahkota kehidupan. Paulus bukan hanya menekankan kepada kita tetapi juga kepada dirinya sendiri bahwa dalam setiap lintasan kita tidak boleh berlari secara sembarangan, semua punya aturan dan bukan tanpa tujuan.

Paulus juga melihat banyak yang suka boxing misalnya, petinju tidak boleh sembarang memukul, jika memukul sembarangan dan tidak mengenai sasaran, itu jauh lebih capek dan melelahkan bahkan mungkin mendapat pukulan balik dari lawan. Jika ada negara yang mengirimkan utusannya ke olympiade, sembarangan berlari misalnya potong jalan atau sembarang memukul, betapa malunya negara itu. Contoh lain dikisahkan sewaktu bangsa Israel keluar dari Mesir yang memakan waktu selama 40 tahun, bahwa dalam catatan Alkitab semua pengikut Musa telah dibaptis dalam awan dan bahkan telah makan makanan rohani yang sama, tetapi alkitab mencatat hal yang paling serius adalah tidak semua berkenan bahkan bagian yang terbesar dari mereka ditewaskan.

Alkitab mencatat ada 5 pelanggaran yang dilakukan, yaitu :

1. Menginginkan hal yang jahat
2. Menyembah berhala
3. Berzinah
4. Mencobai Tuhan
5. Bersungut-sungut

Paulus mengatakan bahwa ia tidak sembarangan memukul. Jika si aku yang lama tidak berdoa, tidak membaca firman, maka pukulannya tidak kena sasaran, ia tidak dapat melihat sasarannya secara jelas sehingga pukulannya kosong, dan anda tentu tahu bahwa pukulan kosong akan sangat melelahkan. Sebenarnya yang mau disampaikan Paulus adalah bahwa si aku yang baru harus dapat menguasai si aku yang lama. Bahkan lebih jauh ditekankan oleh Ibu penginjil, kita harus dengan sangat kejam melawan si aku yang lama, kita harus dapat memukulnya dengan sekuat tenaga.

Sebagai penutup Ibu pengkhotbah mengajak kita semua merenungkan, sebelum tidur coba kita bertanya pada diri sendiri, hari ini siapa yang menang, si aku yang lama atau si aku yang baru ?!

Demikian firman Tuhan…

catatan penulis :

1 Korintus 9:24-27

24.Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah ? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya ! 25.Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi. 26.Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul. 27.Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.

( hjl )

KERINDUANKU

Kerinduanku adalah….mendapatkan urapan Tuhan yang kuat dan mencurahkan air mata ke kirbatNya…..di gereja kharismatik….

Kerinduanku adalah….bernyanyi….bermazmur….dengan nyayian merdu… bagi kemuliaan Tuhan dan memperoleh penghiburan Roh Kudus……di gereja Pantekosta….

Kerinduanku adalah….mendengarkan firman Tuhan yang tajam dan merenungkannya siang dan malam …….di gereja Injili (protestan)….

Kemudian…..

Kerinduanku adalah….aku mendapatkan semuanya dalam satu paket ibadah…..

(hjl)

Halaman Berikutnya »