JANJI-JANJI TUHAN

Posted On November 14, 2009

Disimpan dalam Firman Tuhan
Tag: , ,

Comments Dropped leave a response

1. Tetapi kamu harus beribadah kepada TUHAN, Allahmu; maka Ia akan memberkati roti makananmu dan air minumanmu dan Aku akan menjauhkan penyakit dari tengah-tengahmu. ( Keluaran 23:25 ).
2. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. ( Mazmur 23:1 ).
3. Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu. (Mazmur 34:20).
4. Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu. ( Mazmur 91:7 ).
5. Berkat TUHANlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya. ( Amsal 10:22 ).
6. Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. ( Yesaya 53:4 ).
7. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. ( Mazmur 23:1 ).
8. Dan lagi Aku berkata kepadamu : Jika dua orang daripadamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga. ( Matius 18:19 )
9. Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tingal didalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. ( Yohanes 15:7 ).
10. Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya. ( Yohanes 14:16 ).
11. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. ( Yohanes 14:2 ).

Demikian beberapa point Janji Tuhan yang dapat penulis himpun dari Alkitab yang merupakan firman Tuhan yang hidup.

Haleluya ..Puji Tuhan…..Janji Tuhan tidak pernah berubah….dan Tuhan tidak pernah mengingkari janji-Nya.

(hjl)

Bincang ringan dua sahabat kental

Posted On Juni 18, 2009

Disimpan dalam Kisah Manusia
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Mister Percik dan Mister Selam

Mr.Selam : Halo sobat….dulu waktu kamu dibaptis itu dipercik atau di selam ?
Mr. Percik : Dipercik, emangnya kenapa ??!!
Mr. Selam : Wah…itu sih tidak sah !!
Mr. Percik : Loh…memangnya yang sah itu yang bagaimana ?
Mr. Selam : ya….baptis selam dong!!
Mr. Percik : Kamu baptis selamnya dimana ?!
Mr. Selam : Di bak air
Mr. Percik : Tidak sah !!!
Mr. Selam : Koq tidak sah ?!
Mr. Percik : Mestinya di sungai Yordan !!!!

[ tanpa di sadari ada 2 orang yang tergabung dalam Jemaat Ekonomi Lemah (JEL), si A (Amsiong) dan si B (Bokek) mendengar dan menimpali perbincangan mereka ]

Amsiong (A) : Haa…??? di sungai Yordan ?? Aku tidak punya dana
Bokek (B) : Aku juga tidak punya biaya untuk ke sana…

Mr. Selam : Kalau tidak punya biaya, cukup di bak air saja….di selam…

Mr. Percik : Kalau tidak punya bak air, di percik saja…..

[ lalu Mr. Selam dan Mr. Percik pergi bersama meninggalkan mereka JEL A ( si Amsiong ) & JEL B ( si Bokek ) ]

tiba-tiba…

Amsiong & Bokek : ( berteriak bersama) : Hey….tunggu sebentar……!!

[ mendengar teriakan itu, Mr. Selam dan Mr.Percik menghentikan langkah mereka ]

Amsiong & Bokek : Jadi yang sah…yang mana ???!!!!

Mr. Selam & Mr. Percik : (jawab bersama) Tanya saja sama Pendeta…kami tak punya urusan…kami cuma teman tapi tidak mesra….

Amsiong & Bokek : ????!!!!????#*?^

(hjl)

Kaulah harapan

Posted On April 3, 2009

Disimpan dalam Lagu Pujian
Tag:

Comments Dropped leave a response

Bukan dengan kekuatanku
Ku dapat jalani hidupku
Tanpa Tuhan yang di sam..pingku
Ku tak mampu sendiri…

Engkaulah kuatku
Yang me..nopangku

Reff :
Ku pandang wajah-Mu dan berseru
Pertolonganku datang dari-Mu
Peganglah tanganku, jangan lepaskan
Kaulah harapan dalam hidupku

Olympiade Kerohanian

Posted On Maret 30, 2009

Disimpan dalam Firman Tuhan
Tag:

Comments Dropped 2 responses

Puji Tuhan…Saya bersyukur, pada kesempatan minggu ini iman saya di cas kembali dengan Firman Tuhan yang disampaikan oleh hamba-Nya Ibu Ev. Grace Chen ( dari Sabah – Malaysia ) dengan bahasa mandarin yang diterjemahkan. Setelah minggu demi minggu firman Tuhan yang saya peroleh didominasi oleh firman yang berisi visi dan misi gereja setempat, bahkan pada suatu minggu saya masuk sampai 2 gereja yang berbeda demi memenuhi kerinduan saya akan firman Tuhan yang dapat menggugah hati saya, membuka cakrawala pikiran dan menambah hikmat dalam menjalani kehidupan ini, namun lagi-lagi saya tidak tertarik untuk mencatatnya.

Tetapi kali ini tidak!!! Saya harus mencatat dan meneruskannya!!!

Tanpa banyak persiapan saya mencoba mencari kertas, dan dengan kertas seadanya hati saya terdorong untuk mencatat firman Tuhan yang terkesan telah dipersiapkan secara matang oleh penginjil, lengkap dengan gambar peraga.

Inilah yang hendak saya teruskan kepada saudara-saudara se-iman se-pengharapan, khotbah dari hambahNya Ibu Ev. Grace Chen dengan judul : Olympiade Kerohanian, dengan bahasa penulis dan dengan tidak mengurangi substansinya.

Firman Tuhan terambil dari kitab 1 Korintus 9 : 24-27 dan 1 Korintus 10 : 1-10.

Diawali dengan pertanyaan, siapa yang masih ingat olympiade Beijing 2008, siapa yang sudah menonton ? Setelah menyaksikan secara langsung atau melalui TV, apa yang ada dipikiran kita ? Kita dapat melihat siapa saja dan dari negara mana saja peraih medali.

Dalam kitab 1 Korintus 9:24-27, Paulus menulis kita hanya menginginkan medali. Paulus melihat adanya suatu perlombaan dalam kehidupan. Apa yang kita baca lain sekali dengan yang kita lihat. Kemudian ditegaskan oleh Ibu pengkhotbah bahwa seharusnya kita tahu dan menyadari bahwa kita semua berada dalam lintasan pertandingan. Setiap orang harus berlari. Jika kita melihat jam maka kita melihat waktu terus berlari, detik ke detik, menit ke menit, jam ke jam berikutnya bahkan tahun ke tahun begitu cepat rasanya.

Paulus menegaskan kita harus tahu bagaimana kita harus berlari dan hanya satu orang yang mendapat juara. Tetapi masing-masing berlari dalam lintasannya sendiri, sehingga semua berpeluang mendapat juara. Ini perlombaan apa ?? semua bisa juara !!

Hidup ini adalah lintasan kehidupan, dan Paulus menyebutnya sebagai lintasan maraton 2 orang. Apa yang di maksud Paulus dengan maraton 2 orang ? Di umpamakan Chang San dan Cie She ( dengan gambar Ibu penginjil mencontohkan ada dua jalur lintasan bergambar orang ), dalam lintasan Chang Shan, dua-duanya Chang Shan dan dua-duanya harus lari bersama. Begitu pula dengan lintasan Cie She dua-duanya Cie She. Sungguh kacau, sesungguhnya perlombaan apa ini ?! Dua dalam satu, yaitu yang lama dan yang baru saling berlomba. Setiap lintasan ada mahkota yang menunggu, sementara Cie She pada lintasannya sendiri, Chang San tidak akan merebut mahkota Cie She begitu pula sebaliknya.

Si aku yang lama (manusia lama) dan si aku yang baru (manusia baru) sama-sama bekerja, merasakan sesuatu. Yang mana yang lebih cepat? si aku yang lama atau si aku yang baru ?

Di contohkan, ketika kita marah-marah, si aku yang lama lebih cepat, setelah itu terjadi baru kita menyadari bahwa si aku yang baru terlambat 3 langkah.

Paulus menyatakannya supaya kita paham dan menguasai diri dengan cara melatih diri. Kita tahu dalam olympic peserta sudah harus berkumpul setahun bahkan jauh sebelumnya yaitu untuk berlatih. Setiap negara sangat mengandalkan seseorang yaitu pelatih, yang berani dibayar sangat mahal untuk melatih para peserta agar mendapatkan medali. Namun ada pelatih yang menolak berapapun ia di bayar, karena apa? karena peserta bersikap seenaknya, tidak di anggap.

Paulus mengatakan bahwa kepada aku dan kamu sudah dikirimkan oleh Tuhan pelatih buat kita namanya Roh Kudus yang telah diutus oleh Tuhan Yesus. Jika kita tidak mendengarkanNya dan tidak menganggapNya sebagai pelatih kita, kita tidak akan mendapat mahkota kehidupan. Paulus bukan hanya menekankan kepada kita tetapi juga kepada dirinya sendiri bahwa dalam setiap lintasan kita tidak boleh berlari secara sembarangan, semua punya aturan dan bukan tanpa tujuan.

Paulus juga melihat banyak yang suka boxing misalnya, petinju tidak boleh sembarang memukul, jika memukul sembarangan dan tidak mengenai sasaran, itu jauh lebih capek dan melelahkan bahkan mungkin mendapat pukulan balik dari lawan. Jika ada negara yang mengirimkan utusannya ke olympiade, sembarangan berlari misalnya potong jalan atau sembarang memukul, betapa malunya negara itu. Contoh lain dikisahkan sewaktu bangsa Israel keluar dari Mesir yang memakan waktu selama 40 tahun, bahwa dalam catatan Alkitab semua pengikut Musa telah dibaptis dalam awan dan bahkan telah makan makanan rohani yang sama, tetapi alkitab mencatat hal yang paling serius adalah tidak semua berkenan bahkan bagian yang terbesar dari mereka ditewaskan.

Alkitab mencatat ada 5 pelanggaran yang dilakukan, yaitu :

1. Menginginkan hal yang jahat
2. Menyembah berhala
3. Berzinah
4. Mencobai Tuhan
5. Bersungut-sungut

Paulus mengatakan bahwa ia tidak sembarangan memukul. Jika si aku yang lama tidak berdoa, tidak membaca firman, maka pukulannya tidak kena sasaran, ia tidak dapat melihat sasarannya secara jelas sehingga pukulannya kosong, dan anda tentu tahu bahwa pukulan kosong akan sangat melelahkan. Sebenarnya yang mau disampaikan Paulus adalah bahwa si aku yang baru harus dapat menguasai si aku yang lama. Bahkan lebih jauh ditekankan oleh Ibu penginjil, kita harus dengan sangat kejam melawan si aku yang lama, kita harus dapat memukulnya dengan sekuat tenaga.

Sebagai penutup Ibu pengkhotbah mengajak kita semua merenungkan, sebelum tidur coba kita bertanya pada diri sendiri, hari ini siapa yang menang, si aku yang lama atau si aku yang baru ?!

Demikian firman Tuhan…

catatan penulis :

1 Korintus 9:24-27

24.Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah ? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya ! 25.Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi. 26.Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul. 27.Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.

( hjl )

KERINDUANKU

Kerinduanku adalah….mendapatkan urapan Tuhan yang kuat dan mencurahkan air mata ke kirbatNya…..di gereja kharismatik….

Kerinduanku adalah….bernyanyi….bermazmur….dengan nyayian merdu… bagi kemuliaan Tuhan dan memperoleh penghiburan Roh Kudus……di gereja Pantekosta….

Kerinduanku adalah….mendengarkan firman Tuhan yang tajam dan merenungkannya siang dan malam …….di gereja Injili (protestan)….

Kemudian…..

Kerinduanku adalah….aku mendapatkan semuanya dalam satu paket ibadah…..

(hjl)

Tuhan Yang Memerintahkan Berkat

Posted On Januari 1, 2009

Disimpan dalam Firman Tuhan
Tag:

Comments Dropped leave a response

Judul di atas adalah judul yang dibuat oleh saya (penulis), setelah G.I Samuel Joko mengatakan kepada saya bahwa ia sulit memberikan judul untuk khotbahnya.

Tahun 2008 telah kita lalui dan memasuki tahun 2009 yang oleh sebagian besar pengamat ekonomi dikatakan sebagai tahun yang berat, resesi ekonomi akan semakin dalam, ancaman PHK besar-besaran / massal juga di ramalkan bahkan sudah dan sedang terjadi akibat dari rencana penutupan sebagian besar pabrik padat karya. Krisis ini telah menjadi krisis global yang dimulai dari krisis finansial di Amerika dan menjalar ke berbagai belahan dunia, sebuah krisis yang sangat mengerikan bagi sebagian besar orang.

Bagaimana dengan umat Tuhan, bagaimana cara kita menyikapinya? Berikut ini adalah ulasan firman Tuhan yang disampaikan oleh hambaNya G.I Samuel pada khotbah penutupan tahun.

Ayat yang dikhotbahkan adalah kitab 1 Raja-Raja 17 : 7 – 16

Dimana di ayat sebelumnya dikatakan bahwa Allah memerintahkan Elia untuk berjalan ke timur dan bersembunyi di tepi sungai Kerit di sebelah timur sungai Yordan.

Tetapi apa yang terjadi disana ?

ayat 7. Tetapi sesudah beberapa waktu, sungai itu menjadi kering, sebab hujan tiada turun di negeri itu.

Ayat 7 ini menegaskan konsekwensi dari ayat 1 : Lalu berkatalah Elia, orang Tisbe, dari Tisbe-Gilead, kepada Ahab : “Demi Tuhan yang hidup, Allah Israel, yang kulayani, sesungguhnya tidak akan ada embun atau hujan pada tahun-tahun ini, kecuali kalau kukatakan.”

Dipertegas dalam kitab Yakobus 5:17 bahwa Doa tersebut sebagai sebuah Doa Elia yang sungguh-sungguh.

Sungai telah menjadi kering menggambarkan sebuah krisis sedang terjadi dan kehidupanpun terancam. Sebuah krisis yang jauh lebih mengerikan dari sekedar krisis finansial seperti yang terjadi saat ini karena ini menyangkut krisis pangan, sebuah masalah antara hidup dan mati.

Ayat 8 : Maka datanglah firman TUHAN kepada Elia: 9″Bersiaplah, pergi ke Sarfat yang termasuk wilayah Sidon, dan diamlah di sana. Ketahuilah, Aku telah memerintahkan seorang janda untuk memberi engkau makan.”

Bagaimana sosok si janda ini sehingga ia dipakai Tuhan sebagai alat untuk memberi Elia makan. Apakah ia tidak terkena dampak krisis ?

Ayat 10 : Sesudah itu ia bersiap, lalu pergi ke Sarfat. Setelah ia sampai ke pintu gerbang kota itu, tampaklah di sana seorang janda sedang mengumpulkan kayu api. Ia berseru kepada perempuan itu, katanya:”Cobalah ambil bagiku sedikit air dalam kendi, supaya aku minum.” 11.Ketika perempuan itu pergi mengambilnya, ia berseru lagi: Cobalah ambil juga bagiku sepotong roti.” 12.Perempuan itu menjawab:” Demi TUHAN, Allahmu, yang hidup, sesungguhnya tidak ada roti padaku sedikit pun, kecuali segenggam tepung dalam tempayan dan sedikit minyak dalam buli-buli. Dan sekarang aku sedang mengumpulkan dua tiga potong kayu api, kemudian aku mau pulang dan mengolahnya bagiku dan bagi anakku, dan setelah kami memakannya, maka kami akan mati.”

Ayat 12 ini mempertajam ayat 1 yang di awali dengan kekeringan karena tidak ada hujan dan tidak ada embun di seluruh negeri. Bahwa semua orang terkena dampak dari krisis pangan termasuk si janda tadi, maka dikatakan sesudah itu semuanya akan berlalu, dan si janda dan anaknya akan mati, kematian sudah didepan mata karena cadangan pangan sudah tidak ada.

Ayat 13.Tetapi Elia berkata kepadanya:”Janganlah takut, pulanglah, buatlah seperti yang kaukatakan, tetapi buatlah lebih dahulu bagiku sepotong roti bundar kecil dari padanya, dan bawalah kepadaku, kemudian barulah kau buat bagimu dan bagi anakmu.

Ayat 14.Sebab beginilah firman TUHAN, Allah Israel : Tepung dalam tempayan itu tidak akan habis dan minyak dalam buli-buli itu pun tidak akan berkurang sampai pada waktu TUHAN memberi hujan ke atas muka bumi.”

15. Lalu pergilah perempuan itu dan berbuat seperti yang dikatakan Elia; maka perempuan itu dan dia serta anak perempuan itu mendapat makan beberapa waktu lamanya. 16.Tepung dalam tempayan itu tidak habis dan minyak dalam buli-buli itu tidak berkurang seperti firman TUHAN yang diucapkan-Nya dengan perantaraan Elia.

Alkitab mencatat bahwa hujan tidak turun selama tiga tahun dan enam bulan ( Yakobus 5:17 ).

Firman Tuhan yang menjadi kesimpulan adalah :

1. Tuhan memerintahkan si janda untuk memberi makan Elia.
Pertolongan Tuhan tidak ada yang gagal, Tuhan tidak pernah kehabisan cara untuk menolong kita seberat apapun masalah yang kita hadapi ditahun 2009 ini. Si Janda memberi dari kekurangannya tetapi diberkati Tuhan tiada habisnya.

2. Tuhan menjamin hidup kita
Dalam keadaan apapun beserta Tuhan pasti ada jalan keluar, tantangan 2009 tidak menjadi ancaman ketika Tuhan campur tangan dalam hidup kita.

3. Jangan takut
Kita mendapati banyak kalimat ini dalam firman Tuhan. “Jangan takut” sebuah kalimat yang penuh makna dan menentramkan hati, karena ada jaminan kepastian dari Tuhan bagi umatNya yang terkasih.

Semoga firman Tuhan ini menjadi berkat bagi banyak orang. Tuhan memberkati….

(hjl)

PERTOLONGAN PADA MASANYA

Posted On November 15, 2008

Disimpan dalam Firman Tuhan

Comments Dropped leave a response

Damai pada Masa Kegelisahan

Filipi 4 : 6-7
6. Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. 7. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.

Jalan Keselamatan

Yohanes 14:6
6. Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Kisah Para Rasul 16:31
Jawab mereka: “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.”

Roma 10:9
9. Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.

Keampunan pada Masa Kesesatan Lagi

1 Yohanes 1 : 7-9 : 7.Tetapi jika kita hidup didalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa. 8.Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. 9. Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.

Keberanian pada Masa Ketakutan

Ibrani 13:5-6 : 5.Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman :”Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.” 6.Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: “Tuhan adalah penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?

Kekuatan pada Masa Pencobaan

Yakobus 1:12-16 : 12 Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia. 13Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun. 14Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. 15Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut. 16Saudara-saudara yang kukasihi, janganlah sesat!

1 Korintus 10:6-13 :
6.Semuanya ini telah terjadi sebagai contoh bagi kita untuk memperingatkan kita, supaya kita jangan menginginkan hal-hal yang jahat seperti yang telah mereka perbuat, 7. dan supaya kita jangan menjadi penyembah-penyembah berhala, sama seperti beberapa orang dari mereka, seperti ada tertulis: “Maka duduklah bangsa itu untuk makan dan minum; kemudian bangunlah mereka dan bersukaria.”8.Janganlah kita melakukan percabulan, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga pada satu hari tewas dua puluh tiga ribu orang.. 9.Dan janganlah kita mencobai Tuhan, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehinga mereka mati dipagut ular. 10.Dan janganlah bersungut-sungut, sepert yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka dibinasakan oleh malaikat maut. 11. Semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu, dimana zaman akhir telah tiba. 12.Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh! 13.Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencoban biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

Kelepasan pada Masa Sengsara : 2 Korintus 12:8-10

Penghiburan pada Masa Kedukaan : 2 Korintus 1:3-5 ; Roma 8:26-28

Peringatan pada Masa Acuh tak Acuh : Galatia 5:19-21 ; Ibrani 10:26-31

Pimpinan pada Masa Keputusan : Yakobus 1:5-6

Sentosa pada Masa Kelelahan : Matius 11:28-30

Sumber : Perjanjian Baru, Mazmur dan Amsal
The Gideons International

Rahasia Kekuatan Ibadah

Posted On Juli 12, 2008

Disimpan dalam Firman Tuhan

Comments Dropped leave a response

Apa manfaat ibadah ? Bagi kita yang beribadah kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh, tentu akan merasakan hadirat Tuhan dan akan terasa berbeda antara ketika kita datang ke rumah Tuhan ( gereja )yang mana mungkin membawa beban yang berat dan setelah pulang ibadah akan merasakan suatu kelegaan. Artinya roh penekan sudah hilang.

Adalah hambaNya Pdt. Gideon Ngantung, menegaskan bahwa Ibadah itu sebagai investasi tentang hal-hal sorgawi, dan bahwa keselamatan itu gratis tetapi untuk diberkati ada harga yang harus di bayar. Pujian dan syukur merupakan salah satu korban yang dapat kita berikan pada Tuhan.

Pembacaan Alkitab dimulai dari kitab 1 Timotius 3:14-16 ; 14. Semuanya itu kutuliskan kepadamu, walaupun kuharap segera dapat mengunjungi engkau. 15. Jadi jika aku terlambat, sudahlah engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran. 16. Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita :

” Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, dibenarkan dalam Roh; yang menampakkan diri-Nya kepada malaikat-malaikat, diberitakan di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah; yang dipercayai dalam dunia, diangkat dalam kemuliaan.”

Kemudian Keluaran 23:25; Tetapi kamu harus beribadah kepada TUHAN, Allahmu; maka Ia akan meberkati roti makananmu dan air minumanmu dan Aku akan menjauhkan penyakit dari tengah-tengahmu. 

Point-point penting yang menjadi kesimpulan dari rahasia kekuatan ibadah adalah bahwa :

1. Ibadah mengandung janji Tuhan, bahwasannya janji Tuhan tidak ada yang gagal tetapi janji manusia terbatas adanya.

dasar firman Tuhan terdapat pada kitab 1 Timotius 4:7-8 ;

” 7. Tetapi jauhilah takhayul dan dongeng nenek-nenek tua. Latihlah dirimu beribadah. 8 Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.” 8. Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.

2. Didalam ibadah ada kehadiran Tuhan.

Matius 18-20 : ” Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, disitu Aku ada di tengah-tengah mereka.” 

3. Dalam Ibadah ada kekuatan yang tak terkirakan.

Mazmur 84:5-8 : Berbahagialah orang-orang yang diam di rumah-Mu, yang terus-menerus memuji-muji  Engkau. 

4. Di dalam Ibadah ada nasehat.

Ibrani 10:25 ; Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasehati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat. 

(hjl)

Lagu Pujian : ALLAH PEDULI

Posted On Juni 9, 2008

Disimpan dalam Lagu Pujian

Comments Dropped one response

Banyak perkara yang tak dapat kumengerti

Mengapakah harus terjadi di dalam kehidupan ini

Satu perkara yang kusimpan dalam hati

Tiada sesuatu ‘kan terjadi tanpa Allah peduli

                        ALLAH mengerti, ALLAH peduli

                        Segala persoalan yang kita hadapi

                        Tak akan pernah dibiarkanNYA kubergumul sendiri

                        S’bab ALLAH mengerti…   

Tekad dan Harapan

Posted On Mei 22, 2008

Disimpan dalam Renungan

Comments Dropped leave a response

 

 

 

 

 

Hope

Roma 4:18
Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.”

Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 38; Kisah Para Rasul 10; Keluaran 25-26

Seorang ibu mengisahkan pengalaman hidup anaknya. “Waktu itu, anakku berusia lima tahun ketika ia mengalami luka bakar yang cukup parah di bagian tungkainya. Dokter mengatakan bahwa ia tidak akan bisa berjalan lagi seumur hidupnya. Anakku tahu tentang vonis dokter itu, tetapi ia tidak pernah menyerah pada apa yang mereka katakan.

Setiap hari aku menyaksikan bagaimana ia berusaha sekuat tenaga untuk belajar berjalan. Tekad dan harapan yang membara di hati anakku, membuat ia terus melatih kakinya meskipun ia harus menahan rasa sakit di setiap langkahnya. Beberapa waktu berlalu, ketekunannya tidak sia-sia. Ia sudah bisa berlari meski awalnya sangat lamban tetapi makin lama ia bisa berlari dengan cepat. ʽSebelumnya aku sudah mengatakan bahwa aku pasti bisa berjalan lagi, bahkan akan akan berlari lebih cepat dari siapapun’ katanya. Pada tahun 1936 ia meraih prestasi lari untuk jarak satu mil dalam waktu 4:06 dan untuk saat itu merupakan rekor dunia.”    

Tekad dan harapan adalah dua ʽsahabat’ yang akan mendampingi kita mencapai sukses. Harapan akan membuat kita tersenyum, saat semua orang menangis. Harapan membuat kepala kita tetap tegak menatap jauh ke depan, saat begitu banyak tantangan yang menghadang. Harapan merupakan kekuatan yang diberikan Tuhan agar kita dapat terus berjuang. Harapan akan menunjukkan arah, ketika kita mulai kehilangan tujuan.      

Hidup akan terasa lebih hidup jika kita masih menyimpan sejuta harapan dan tekad di hati. Banyak hal yang dapat kita raih dan wujudkan dengan sebuah harapan, karena itu jangan pernah kehilangan harapan dan tekad di dalam hidup Anda.

Tidak ada yang dapat dicapai sebelum Anda memulainya. Kesuksesan akan lebih cepat diperoleh saat Anda mengharapkannya.

( note:  dari berbagai sumber )

Halaman Berikutnya »